Ga Perlu Sok Baik dalam Dunia Kerja

Ga Perlu Sok Baik dalam Dunia Kerja

Sebagai siapakah kamu di kenal di tempat kerja saat ini ? Apa sebagai karyawan yang energik,cakap dalam pekerjaan,ataukah sebagai karyawan yang baik hati dan selalu membantu orang lain?atau malah sebagai seorang karyawan yang tidak mau menerima pujian dan sanjungan akan pekerjaanmu ?? dan banyak atau,atau yang lain yang kamu lihat dan rasakan.

Cara pandang orang terhadapmu dalam dunia kerja memang berlainan,dan itu tentunya di tentukan sendiri oleh mu ketika mengerjakan apa yang kamu kerjakan,dalam beberapa hal kamu harus tegas dan mungkin cenderung garang, dalam urusan pekerjaan dan yang jelas bukan urusan cinta…hihihi.

Kenapa harus tegas dan garang,bahkan kadang galak,karena dunia kerja adalah dunia persaingan,dimana setiap karyawan harus bertahan untuk bisa mendapat kontrak berkelanjutan,jadi kenapa harus member jalan kepada yang lain.

Yang perlu di ingat,dalam dunia kerja,yang tidak memberikan yang terbaik akan terdepak ,dan jika mendapat kontrak lanjutan,harus bisa mempertahankan nya dalam persaingan lanjutan,jika masih bersikap baik hati dan member peluang kepada yang lain,sama saja kamu mengalah sebelum berjuang.

Setiap karyawan dari bagian apapun pasti sudah memiliki jobdesk masing-masing,jika kamu sok baik membantu mengerjakan sesuatu yang bukan urusan dan bagianmu,justru kamu akan selalu di rendahkan dan disepelekan.

Karena ketika sudah tanda tangan kontrak,kamu akan di berikan jobdesk yang menjadi tanggung jawab dalam pekerjaanmu,dan itulah yang harus kamu kerjakan,jika terlalu sering bermurah hati mengerjakan sesuatu yang bukan termasuk dalam jobdesk mu,justru akan membuatmu seakan tidak mempunyai suatu kerjaan pasti,dan pastinya orang lain akan menganggapmu bisa menjadi backup bagi pekerjaan mereka bahkan memanfaatkanmu.

Pujian yang datang tak perlu di tolak,karena pujian itu datang bukan tanpa alasan,bisa karena prestasi dan kerjaanmu yang memang pantas untuk di puji.Dan itu akan membuat kamu lebih terpacu dan bersemangat dalam menjalankan semua pekerjaanmu.

Yang terpenting adalah jangan pernah mengharap datang nya pujian,lakukan pekerjaanmu sesuai dengan keahlian dan jobdeskmu dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,maka sudah sewajarnya jika nantinya kamu mendapat pujian.

Menunjukkan prestasi dalam bekerja itu perlu dilakukan,hal itu untuk menunjukkan bahwa kamu mempunyai kemampuan yang tidak ada lagi alasan untuk orang lain ragu akan kemampuanmu.

Semakin bagus prestasi mu dalam bekerja,maka orang akan semakin tahu akan kemampuanmu,hingga semakin banyak pula peluang yang akan datang padamu.

Setiap keberhasilan dari apa yang kamu kerjakan harus kamu hargai,jika menganggapnya tidak penting,maka hal itu membuat keberhasilan itu tidak akan berarti,karena dengan menghargai setiap apa yang sudah kamu kerjakan maka kamu akan terus untuk berpikir lebih maju dan menentukan langkah selanjutnya yang lebih baik lagi.

Fokus pada pekerjaan sendiri bukan berarti kamu tidak mampu bekerja dalam sebuah kelompok atau team,justru kamu akan lebih tau dan paham bagaimana berkontribusi dalam kerja kelompok,sesuai dengan kapasitas yang dimiliki masing-masing.

Baca Juga : Kerja Sama bukan Bekerja Bersama

Dengan memegang teguh prinsip kerjaan apa dan kerjaan siapa,kamu sudah memberikan kesempatan bagi orang lain untuk ikut berkontribusi dalam kerja kelompokmu,akan berbeda jika kamu mengontrol semua,mengambil alih tanggung jawab orang lain,itu berarti egois.

Suksenya sebuah perusahaan itu bisa di raih berkat kerjasama dari semua lapisan atau bagian dalam perusahan yang bekerja sesuai dengan jobdesk dan kapasitas masing-masing,bukan hanya satu,dua orang yang menentukan dan mengerjakannya.

Pekerjaan adalah dunia professional,di dunia kerja semua di hitung dengan standar angka dan materi,memang seperti itulah dunia kerja,kamu harus menunjukkan kemampuan terbaikmu tanpa harus memusuhi para pesaingmu,dan jangan pula untuk selalu menghargai setiap keberhasilanmu,karena dari situlah kamu akan yakin bahwa kamu itu mampu.

 

_salam_
@tembangtafakuran

Leave a Reply