Ilmu itu Mahal,Hargailah Itu……

ilmu itu mahal

Sekilap.info

Siapa yang tidak tahu tentang Ilmu,apapun Ilmu itu merupakan suatu yang harus kita pelajari,sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan,ilmu tidak bisa dibeli,tetapi butuh pengorbanan dalam mempelajarinya,banyaknya biaya dalam mencari ilmu bukan sebagai sebuah biaya,tapi itu sebuah pengorbanan.

Ilmu memang mahal, tapi mahal tidak selalu identik dengan uang,bisa berupa mahalnya tanggung jawab,mahalnya pikiran dan tenaga yang dikeluarkan. Guru Ngaji jaman dahulu tidak pernah menarik biaya dari murid-muridnya, tapi jangan tanya betapa berat pengorbanan yang harus dilakukan hanya demi bisa mengucap lafadz dan huruf hijaiyah yang benar darinya.

Bukan karena pelit, namun karena besarnya tanggung jawab (terutama di hadapan Yang Maha Kuasa) atas ilmu yang dimiliki seseorang. Jika sang Guru mengajarkan ilmu yang benar dan hebat kepada orang yang salah, maka mau tidak mau ia harus ikut bertanggung jawab nantinya.

Bagi mereka yang memiliki orang tua yang cukup uang untuk membayar sekolah, memiliki motor sendiri bahkan kendaraan plus sopir untuk antar-jemput, atau harta yang menjamin kuliah sampai setinggi apa pun barangkali tidak mengerti mengapa ilmu itu begitu berharga.

Itulah sebabnya anak-anak sekolah jaman sekarang banyak yang tidak menghargai ilmu,bahkan dalam lingkup kerja pun ilmu apapun itu kadang juga dipandang sebelah mata,yang terpenting bagi mereka hanyalah selembar kertas ijazah.

Jaman sekarang adalah jaman internet,dimana orang-orang yang sempat memperhatikan (atau bahkan terlibat langsung) dalam proses pertumbuhan teknologi internet bisa mendapatkan jauh lebih banyak manfaat daripada sekedar memperluas pergaulan.

Ilmu memang mahal, dan tidak seharusnya gratisan (karena ‘mahal’ tidak selalu identik dengan uang, maka hendaknya istilah ‘gratisan’ pun tidak dianggap identik dengan uang).Sungguh mengherankan mengapa masih ada saja orang yang mempersoalkan proses pembelajaran yang tidak gratis. Ya, tentu saja kita mendukung adanya sekolah gratis, namun bukan berarti para guru tidak perlu dibayar. Masalahnya, para guru itu telah mengorbankan waktunya yang berharga demi mendidik murid-muridnya.

Saya pribadi sering mendengar dari orang-orang yang mengatakan bahwa :

“Ilmu itu dari Tuhan, jadi kita tidak boleh dijual ke orang lain. Kita juga di kasih gratis dan tidak bayar sama Tuhan kok…!!”.

Mendengar hal itu saya cukup tersenyum.Ada beberapa hal yang bagi saya perlu diluruskan dari orang yang mempunyai prinsip seperti diatas :

“Bahwa Ilmu itu datang dan pemberian dari Tuhan,diberikan secara gratis kepada kita

Namun harus diingat bahwa ilmu itu butuh ongkos kirim supaya sampai  dan tersimpan di otak kita.

Ilmu juga butuh biaya untuk mengemasnya agar mudah dibawa, disampaikan dan dipelajari oleh orang lain.

Ilmu juga butuh biaya untuk jaminan keasliannya agar Ilmu yang sudah diberikan Tuhan itu sama persis bentuknya saat sampai dan tersimpan di otak kita”

Tanpa adanya semua itu, bisa dipastikan Ilmu itu akan tetap di sisi Tuhan. Kecuali Tuhan menghendaki ilmu-Nya sampai dan tersimpan ke otak anda seperti para Nabi,Rasul dan Wali-waliNya

Sama seperti jika kita beli air mineral kemasan, siapakah yang menciptakan air?? Pernahkah kita membayar agar hujan bisa turun, dan kenapa kita harus beli air ke ke perusahan yang mengeluarkan produk air kemasan tersebut..??

Air memang pemberian Tuhan, namun air mineral kemasan butuh biaya produksi, biaya kirim, biaya kemasan dan jaminan keasliannya. Maukah kita mengambil sendiri dari sungai ataupun sumber air, lalu menyaringnya sendiri, dan baru meminumnya ?

Itulah sebabnya kenapa guru-guru di sekolah, para dosen dan para penulis buku meminta kita membayar biaya tertentu. Dengan memberikan kontribusi sejumlah dana kepada mereka, kita sudah menyelamatkan jalur penyebarluasan ilmu ini.

Maka dari memang benar adanya bahwa “ILMU ITU MAHAL,hargailah ilmu itu…dan ilmu tidak bisa diukur dan ditukar dengan apapun itu,hargailah para guru-guru yang telah menularkan ilmu-ilmu yang mereka pelajari hingga sampai kepada kita.

 

_salam_

Leave a Reply