Karena Kita Istimewa

karena_kita_istimewa

sekilap.info

Berawal dari saling cerita diantara rekan – rekan kerja saya , mulai dari kesibukan menjelang suatu yang di tunggu semua pekerja di tempat kerja saya , yaitu akreditasi , diantara rasa capek , rasa was-was , takut dll yang jelas terlihat di mata dan gerak tubuh mereka , ada sebuah harapan dan do’a yang begitu di harapkan dan dinantikan ( insya Allah dibahas lain waktu..hehehe).

Dengan di temani segelas kopi dan sebatang rokok , diantara kepulan asap rokok yang bagi saya begitu indah , saya menyimak setiap keluh kesah , dari rekan-rekan kerja yang saat itu bisa dianggap saling bertukar pikiran dan pendapat , semua terlihat antusias , ada kritik dan saran , ada harapan ada juga rasa putus asa .

Kritik dan Saran yang menurut saya pribadi sebenarnya cukup membangun , dan bisa menimbulkan semangat , tetapi untuk disampaikan rasanya mustahil , kenapa mustahil ?? karena jika hal itu disampaikan yang ada malah dikira provokator dan mendapat cap stempel merah di jajaran managemen . Aneh memang , tapi itulah kenyataan yang ada , yang mau tidak mau harus diterima dan hanya bisa menjadi keluhan yang terbang bersama angan dan harapan . Jika dilihat dari sisi pengorbanan , mereka ini rasa berkorban demi profesi bisa dianggap cukup tinggi , dan penuh tanggung jawab .

Hal inipun juga saya alami sendiri , dimana tanggung jawab kami semua pada kerjaan masing-masing bidang bisa dianggap cukup tinggi , tetapi kenapa kami selalu tidak mendapat apa yang harusnya kami dapat , mereka yang ada di jajaran atas seakan tutup mata , hanya mementingkan diri sendiri dan kelompoknya (di kerjaan saya banyak kelompok yang saling memperkuat pengaruh), rekan-rekan kerja ini pun bertanya pada saya , “kenapa ya , kita kok selalu seperti ini?”

Sebuah pertanyaan yang penuh dilemma untuk di jawab , dan saya pun menjawabnya “ KARENA KITA ISTIMEWA” , karena itulah kita selalu tersisih dan seakan apa yang kita lakukan tiada arti , karena banyak yang ingin bisa seperti kita , ingin selalu di butuhkan orang tanpa melihat dan mengharap , dan hanya kita inilah yang mampu dan mau kawan , Dan itulah KITA

Semoga menjadi manfaat dan membuka wawasan dalam berpikir dan bertindak , tulisan ini hanya sebuah obrolan dan renungan yang ada dalam pikiran , tiada maksud untuk memusuhi , dendam , dan sakit hati .

-salam-

Leave a Reply