Senyummu Semangatku

senyummu semangatku

Sekilap.info

Bagi orang yang sudah berkeluarga,tentu kebahagian keluarga adalah prioritas utama,bukan tentang harta,tahta dan jabatan,tetapi tentang rasa nyaman dan kemesraan yang selalu ada di dalam kehidupan berkeluarga.Bagi seorang suami akan merasa bahagia ketika melihat istri dan anak-anaknya tersenyum dan tertawa penuh keceriaan,walau sebagai kepala rumah tangga apapun akan dilakukan untuk bisa membuat mereka tertawa dan tersenyum penuh keceriaan.

Bahkan apa yang dilakukan pun sang istri tidak mengetahuinya secara pasti,ketika sang suami harus memeras pikiran dan tenaga,bermandi keringat tanpa kenal lelah untuk bisa membahagiakan permata hatinya yang menunggu di rumah,bahkan tak jarang sebagai seorang kepala rumah tangga,harus siap dengan resiko dicemburui,dicurigai dan banyak lagi hal-hal negatif yang harus di terima,tetapi semua itu diterima dengan lapang dada dan hati terbuka,hanya untuk satu keinginan yaitu melihat semua yang menunggu nya di rumah bisa tertawa dan tersenyum bahagia,karena semua itu adalah tanggung jawab yang bukan merupakan sebuah beban,tetapi sebuah rasa akan kecintaan mereka terhadap keluarganya,tidak semua kegiatan ataupun kejadian di tempat kerja akan diceritakan,karena itu semua untuk menjaga perasaan,menjaga tawa dan canda yang selalu di rindukan ketika masih sibuk berkutat dengan pekerjaan,bukan karena alasan lain.Kenapa harus di sembunyikan…??? Yaa…karena di tempat kerja(pekerjaan apapun) terkadang mereka berinteraksi dengan lawan jenis,dan bahkan intensitasnya hampir selalu terjadi interaksi,jika hal itu selalu diceritakan,pasti akan menimbulkan rasa curiga,cemburu bahkan bisa terjadi cekcok…walaupun sebenarnya apa yang dilakukan hanyalah sebatas rekan dan partner kerja,yang mau tidak mau harus saling bekerjasama.

Kenapa harus curiga bahkan cemburu….??? Menurut saya pribadi itu adalah sesuatu hal yang wajar bagi yang sudah berumah tangga,karena rasa cinta dan rasa takut kehilangan akan kepala rumah tangga,kehilangan akan ayah/bapak dari anak-anaknya,dan bukan karena takut akan kehilangan harta benda duniawi.Untuk mengatasi hal ini tanamkan selalu pikiran positif dan rasa percaya tentang apapun yang di lakukan,bukan hanya untuk yang di rumah,tetapi juga yang berada di tempat kerja,karena jika tidak ada pikiran positif dan percaya maka kecurigaan bisa terjadi di kedua belah pihak,sang istri curiga akan suami di tempat kerja,begitu juga sebaliknya suami curiga akan istri yang ada di rumah.Bagi saya pribadi semua hal itu adalah sebuah kemesraan yang tak ternilai harganya,yang menghiasi kehidupan berumah tangga,yang menjadikan keluarga sebagai forum diskusi dikala suatu masalah datang menerpa,tidak saling mendahulukan ego dan emosi tetapi saling membenahi kekurangan yang ada,merubah rasa curiga menjadi rasa saling menjaga dan percaya.Dan yang harus selalu di ingat,para suami di luar sana yang sedang bekerja membanting tulang itu,hanya mempunyai sebuah dan satu impian”Keluargaku Surgaku,Senyum dan Tawa bahagia keluarganya”.

Karena keluarga yang menunggunya di rumah adalah permata baginya,surga yang indah yang selalu di nantinya,ketika pulang dari banyaknya urusan yang membuat lelahnya pikiran dan tenaga,disambut senyum sang istri dan tawa serta pelukan dari anaknya….hal itu merupakan suatu kebahagiaan yang tak dapat di bandingkan dengan apapun.Wahai para Istri dan anak-anak,ingatlah,”Senyumanmu Semangatku

 

_salam_

Leave a Reply